Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menyebut pihaknya menargetkan percepatan penemuan 1.878 kasus tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penularan TBC di wilayah Magetan.
”Kita temukan kasus sebanyak-banyaknya agar segera bisa diobati, sekaligus mencegah penularan kepada orang lain,” ujar dr. Rohmat saat ditemui di sela kegiatan di Puskesmas Ngariboyo, Kamis (23/7/26).
Untuk mendukung target tersebut, Dinkes Magetan melakukan kegiatan Active Case Finding (ACF) TBC. Program ini dikolaborasikan dengan kegiatan Cek Kesehatan Gratis yang didukung Kementerian Kesehatan melalui penyediaan alat portable rontgen.
”Di Magetan kita sudah memiliki 1 unit alat portabel yang kita operasikan. Alat ini kita jadwalkan keliling ke seluruh puskesmas. Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan alat ini untuk segera memeriksakan diri apabila ada gejala yang mengarah ke TBC,” jelasnya.
dr. Rohmat juga mengimbau warga yang mengalami batuk tidak sembuh lebih dari 2 minggu, atau pernah kontak erat dengan pasien TBC positif, untuk segera melakukan pemeriksaan rontgen.
”Semakin cepat ditemukan, semakin cepat diobati, dan tidak menjadi sumber penularan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
(Diskominfo:ay / fa2 /
Friday, 24 Jul 2026
Magetan, Jawa Timur