1.272 Ikan Koi Berlaga di 4th Bupati Magetan Cup Koi Show

5 Oktober, 2024
Festival Koi 4th Bupati Cup Se-Jawa Bali hari ini resmi dibuka oleh Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, yang mewakili Pj. Bupati di GOR Ki Mageti, Sabtu (5/9/24). Diikuti oleh berbagai peserta yang berasal tidak hanya dari Jawa Timur, namun juga berasal dari Bogor, Bandung dan daerah lainnya. Dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 4 sampai 6 Oktober. Koi show kali ini diikuti sebanyak 378 peserta pemilik koi, 81 tim handling dan 1.272 ekor ikan yang bertanding di 5 kelas utama dan 2 kelas tambahan. Dalam sambutannya Pj. Bupati yang dibacakan oleh Winarto, S.Sn, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, menyatakan apresiasinya kepada komunitas pecinta ikan koi dan panitia, serta mengucapkan selamat datang dan semoga nyaman di Magetan untuk peserta. Pj. Bupati kemudian berharap “Semoga penyelengaraan koi show semakin baik dan meningkat, belajar dari tahun-tahun sebelumnya, Semoga event ini menjadi wadah positif pecinta penggemar ikan koi, untuk berkompetisi secara fair dan profesional, dan bisa mengenalkan koi kepada msyarakat tentang budidaya, kompetisi dan segala potensinya.” Ungkapnya. Yosi, salah satu peserta dari Iwak Larang Farm, Bandung saat dikonfirmasi oleh reporter Radio Magetan Indah menyatakan tidak begitu menyiapkan ikan secara khusus, namun dirinya tetap memilih ikan yang benar benar siap. “Yang penting fun, berangkat bareng-bareng, menang itu bonus bukan tujuan. Ikan dihandler dan di keep di Samurai Bandung, untuk kali ini tim membawa 30 an ikan, “ungkap owner ikan yang tahun kemarin menyabet gelar Grand champion A di lomba yang sama ini. “Datang semalam ketemu teman-teman senang saja akhirnya ada forum di Magetan. Harapan agar kegiatan dirutinkan , dimana untuk Magetan sendiri merupakan seri ke 7 di super series, sebagai penggemar tentunya tidak ingin kehilangan event nasional, karena ikan-ikan lokal bagus-bagus, lomba untuk jadwal diatur agar penggemar bisa maksimal mengikutinya” tambahnya. Lebih lanjut, Yosi lalu menjelaskan dampak ekonomi ikan koi” Segi perekonomian koi besar, baik itu sektor pakan, breeding, handling, lomba keeper, perputaran ekonomi besar, untuk daerah pasti terdampak baik itu pariwisata perhotelan dan kuliner” ungkap breeder Iwak Larang, yang ternyata asli Madiun ini. Di lomba koi hari ini juga digelar lelang yang bisa diikuti masyarakat umum. Sedang untuk pengumuman pemenang lomba akan dilaksanakan dipenutupan pada tangal 6 Oktober 2024.(Diskominfo / fa2 / IKP1) Bagikan ini:TwitterFacebook

Berita


Bangga, Pasar Sayur Pacalan Diresmikan Oleh Emil Dardak.

18 Mei, 2025

Warga Pacalan patut berbangga, karena Pasar Sayur Pacalan hari ini diresmikan secara langsung oleh...

Sarasehan GEMA PS Jatim Bahas Penyelesaian Konflik Tenurial Di Jawa

18 Mei, 2025

Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial (GEMA PS) Indonesia Provinsi Jawa...

Wagub Emil Dialog Dengan Karang Taruna Sekaligus Melihat Kondisi Sarangan

18 Mei, 2025

Dalam kunjungan ke Magetan hari ini Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, tinjau Objek Destinasi...

Wagub Tinjau Proyek Twinroad disela Kunjungan Ke Magetan

18 Mei, 2025

Setelah laksanakan kegiatan kunjungan ke Desa Pacalan untuk mengikuti sarasehan GEMA PS Indonesia...

Simpedes Selain Turut Gerakkan Ekonomi Daerah, Juga Antarkan Karmini Bawa Pulang Ertiga

18 Mei, 2025

Simpedes sebagai produk perbankan dari BRI sudah lama dikenal oleh masyarakat Magetan, dimana...