51 Ribu Lebih Warga Magetan Menerima Bantuan Pangan Tunai dari Pemerintah.
23 Maret, 2022
Lebih dari 51. 000 warga Mangetan telah menerima Bantuan Pangan Tunai dari Kementrian Sosial Republik Indonesesia yang disalurkan melalui Kantor Pos Magetan.Ia Kepala Kantor Pos Kabupaten Magetan, Catur Ahaddi Nizar mengatakan, penyaluran Bantuan Pangan Tunai tahap pertama telah selesai disalurkan sejak tanggal 18 Maret lalu. Keluarga Penerima Manfaat PKM menerima bantuan uang tunai sebesar 600 ribu yang merupakan akumulasi dari bantuan pangan tunai setiap bulan 200.000 dari Kemeterian Sosial Republik Indonesia yang dibayarkan per tri wulan. “ Penerima Bantuan Pangan Tunai di Magetan sebanyak 51.606 keluarga penerima manfaat dan yang telah tersalurkan sebanyak 50.219 KPM, sementara yang gagal salur sebanyak 1.389 KPM karena berbagai alasan seperti penerima bantuan telah meninggal, dobel KPM, sudah mampu serta penerima bantuan telah pindah domisili luar kota. “ujarnya Selasa (23/03/2022).Catur menambahkan, ada 3 system pembayaran yang digunakan untuk menyalurkan bantuan pangan tunai dari Kementrian Sosial Republik Indonesia yaitu melalui penyaluran langsung di Kantor Pos dimana keluarga penerima manfaat datang langsung ke kantor pos atau ke lokasi Desa yang telah ditentukan oleh kantor pos untuk dilakukan pembayaran. Kantor Pos Magetan juga melakukan penyaluran dengan mendatangi langsung rumah KPM karena berbagai hal. “ Kita melakukan penyaluran dengan mendatangi langsung rumah KPM Ada sekitar 1000 penerima yang kita datangi,” imbuhnya.Rumah PKM akan di foto petugas.Petugas dari Kantor Pos akan memfoto rumah penerima bantuan pangan tunai yang telah menerima bantuan. Kepala Kantor Pos Kabupaten Magetan, Catur Ahaddi Nizar mengatakan, saat ini petugas dari kantor pos masih melakukan kegiatan memfoto rumah keluarga penerima manfaat sebanyak 50.219 keluarga.Catur menambahkan, foto rumah dari penerima KPM merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan selain foto identitas serta foto saat menerima bantuan. Foto rumah penerima bantuan juga akan dilengkapi dengan geo tagging yang dikirim secara real time. “ Ketika pembayaran yang difoto kan identitas dan orangnya yang menerima uang. Satunya harus ada foto rumahnya. Persyaratan dari Mensos seperti itu. Foto harus ada geo tagging, altitu longiitute harus nampak. Jadi real time kami langsung online,” katanya.Sementara terkait anggaran dari KPM yang gagal salur sebanyak 1.389 KPM karena berbagai alasan seperti penerima bantuan telah meninggal, dobel KPM, sudah mampu serta penerima bantuan telah pindah domisili luar kota, Kantor Pos Magetan telah mengembalikan kepada negara untuk disalurkan kepada keluarga yang lebih berhak.(Diskominfo/kontrib.rif/fa2/IKP1)Share this:TwitterFacebook